Dari kecil, mama ngajak aku masak bareng. But , Mama selalu tugasin aku nyuci sayur or motong bawangnya doang. Aku ga dipercaya dari dulu soal goreng menggoreng ataupun tumis menumis. That's why keinginan belajar masak aku gak tinggi. Sering takut salah, pernah masak gosong, dan resep mamaku yang cenderung membosankan adalah beberapa alasan yang bikin aku merasa better beli daripada buat masakan sendiri. Kejadian di televisi seperti kompor meledak, tangan luka terbakar kena minyak, dan lain-lain juga menjadi salah satu ketakutanku. Namun setelah kenal internet, aku jadi sering googling apapun termasuk resep masak. Di usia remaja, aku cukup terbantu dengan kehadiran internet. Aku jadi ngerti gimana teknik masak yang seru dan tentunya benar. Semenjak punya pacar 1 tahun lalu yang doyan banget makan, aku jadi semakin terdorong harus bisa masak. Kita sama sama suka makan, tapi belum jago-jago banget masaknya. Lagi-lagi, aku mengandalkan internet sebagai sarana belajarku. Dari c...